Langsung ke konten utama

APKASI Gerakkan Sengonisasi Nasional

Kepahiang Pilot Projec Sengonisasi Nasional

BUDIDAYA Sengon merupakan program yang digagas dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat secara cepat. Bahkan Direktorat Jendral Bina Usaha Kehutanan Kementrian Kehutanan RI menyetujui program sengonisasi tersebut menjadi program nasional. Dengan tidak mengurangi peran sawit, karet, sebagai item perkebunan lainnya.

APALAGI, misalnya, pelajaran selama puluhan tahun sistem perkebunan besar lainnya, membuktikan sebagian besar rakyat Indonesia hanya menjadi buruh dan tetap miskin saja. HAL ini pula yang melatar belakangi Dirjen Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan RI kurang sependapat dengan bertambahnya perusahaan Crude palm oil (CVO) di Indonesia.

SENGON tidak merusak, sengon juga merupakan tumbuhan alam yang besar manfaatnya, baik masyarakat pengelola maupun alam lingkungan disekitarnya.

UNTUK di Kabupaten Kepahiang – Bengkulu dan sekitarnya, investasi sengon dinilai lebih baik dan mempunyai prospek cerah. Sebagai pilot project sengonisasi nasional yang digerakkan oleh APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), kabupaten Kepahiang telah menjalin hubungan baik dengan beberapa negara yang mempunyai peluang pasar pasti dan potensial untuk sengon. Seperti China dan Eropa.

DISISI lain, keberadaan APKASI yang diharapkan dapat ikut berperan aktif membangun sistem ekonomi Indonesia yang sehat dan baik, mempunyai harapan besar dari sektor budidaya sengon. Hal ini pula yang melatarbelakangi agar sengon dapat berkembang disetiap Kabupaten di Indonesia.

UNTUK itu, dibawah kepemimpinan Ir. H. ISRAN NOOR, M. Si, selaku Ketua APKASI dan PERHIPTANI, bersama Drs. H. Bando Amin C. Kader, MM, selaku Ketua Bidang Pengembangan Potensi Daerah APKASI dan anggota, siap melakukan pembinaan. Baik dari sistem budidaya, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pabrik pengolahan kayu, hingga membuka pasar global di internasional. Dimana dalam hal ini tetap mengedepankan azas ekonomi kerakyatan melalui pola koperasi yang melibatkan masyarakat setempat. Sehingga, perputaran keuangan hasil budidaya sengon cenderung terkonsentrasi didaerah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memulai bisnis toko online

Ariko Store Sudah lama rasanya tidak posting artikel. Kangen juga... :) Memang akhir-akhir ini saya sibuk melakukan banyak hal secara off line. Seiring waktu, keinginan yang kuat untuk kembali di dunia maya ternyata tidak dapat di bendung lagi. Dan hal inilah yang kemudian membuat saya mengambil sebuah keputusan besar. Ya... sangat besar menurut saya. Saya ingin fokus menjadi bagian salah satu dari sekian banyak marketer online yang bersaing ketat di dunia internet. Tepatnya, memulai bisnis Toko Online yang diawali bergerak didunia Fashion. Sebuah kabar yang harus saya sampaikan kepada banyak orang. Karena hal itu memang mesti dilakukan. (Bahasa lainnya promo he.. he....), Telah hadir Ariko Store : Toko Pakaian Branded Original dan Import Sebuah toko online yang dibangun dengan sistem website profesional. Dimana dalam proses pelaksanaannya akan terus disempurkan.. Awalnya, toko online ini didirikan di sebuah kota kecil di wilayah Provinsi Bengkulu, yakni Kabupaten Kepahi...

Tradisi berbagi istri/poliandri ternyata ada di dunia

Tradisi berbagi istri di Himalaya Jika poligami, mungkin didunia adalah hal biasa. Apalagi ditengah kehidupan masyarakat muslim, dimana hal tersebut dibenarkan dan dihalalkan. Namun bagaimana jika poliandri , mungkin tidak banyak masyarakat yang bisa menerima hal tersebut.  Tidak lazim, namun tetap ada. Setidaknya hal itu terjadi disalah satu daerah, dan dahulunya dianggap lumrah dan biasa. Berikut sebuah artikel yang EXPO Online ambil dari berbagai sumber, tentang Tradisi berbagi istri atau poliandri.   Sebut saja salah satunya di Himalaya. Ketika Tashi Sangmo berusia 17 tahun, dia dinikahkan dengan seorang tetangganya yang baru berumur 14 tahun, di sebuah desa terpencil di Himalaya, Nepal. Sebagai bagian dari pernikahan itu, Sangmo juga setuju untuk menikah dengan adik lelaki suaminya. Tradisi berbagi istri di Himalaya Pada masa lalu, anak-anak lelaki dari setiap keluarga di wilayah Upper Dolpa menikahi satu perempuan. Namun, kini praktik poliandri itu mula...

Tips seks Jepang : Seni bercinta ala Geisha

sexy_geisha_by_amywestern Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang Geisha. Pesona wanita Jepang yang identik dengan penghibur ini, dapat dikatakan menyedot perhatian dunia. Apalagi bagi para lelaki, memikirnya saja sudah membuat darah bergejolak kencang. Pada jamana dulu Geisha di Jepang merupakan wanita yang dilatih memberikan hiburan serba bisa baik dari segi menyanyi, menari, maupun bermain musik. Tidak hanya itu, wanita yang terkenal lemah gemulai itu juga terlatih dan memiliki keahlian untuk melayani pria di ranjang, wow... Salah satu keahlian mereka tentu saja teknik oral seks yang bisa membuat para pria menjadi pusing tujuh keliling. Ingin tahu bagaimana teknik para geisha melayani 'pertempuran' para Samurai? Ternyata para geisha yang biasa berlutut ini memiliki teknik oral seks yang bisa membuat para Samurai era tahun 1900-an 'bertekuk lutut'. Ck.. ck.. Dalam buku The Japanese Art of Sex: How to Tease, Seduce & Pleasure the Samurai in Yo...