Langsung ke konten utama

Postingan

Butet Kertaredjasa Investasi Sengon 150 Hektar di Kepahiang

EXPO ONLINE – Potensi budidaya sengon memang luar biasa. Banyak pihak mulai tertarik dengan komoditas yang satu ini. Selain hasil  besar yang dapat di peroleh dalam waktu dekat, Sengon dinilia tidak beresiko tinggi. Karena selain sistem perawatan yang simple Sengon boleh dikatakan tidak memiliki hama yang cukup berarti. Apalagi, sejak digulirkannya pola investasi B.A.C.K Model. Sebuah sistem berinvestasi yang sempurna bagi masyarakat Indonesia. Dimana dapat mendorong laju roda perekonomian berbasis koperasi.  "Berinvestasi kaya bersama rakyat," demikian menurut Drs. H. Bando Amin C. Kader, MM Bupati Kepahiang yang merupakan pengagas B.A.C.K Model budidaya sengon tumpang sari dengan talas jepang (SATOIMO).  Hal ini pula yang mungkin menjadi magnet tersendiri sehingga mampu menarik perhatian Butet Kertaradjasa, seniman sekaligus komedian profesional Indonesia, untuk berinvestasi sengon dengan sistem B.A.C.K Model di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Beng...

Download ebook Sengon pola B.A.C.K Model

B.A.C.K adalah sebuah model sistem pengembangan budidaya terpadu agribisnis Sengon. Yakni melalui pola kerjasama investasi modal untuk biaya proses penanaman, perawatan, penyediaan bibit berkualitas, termasuk pembangunan pabrik pengolahan kayu sengon, serta membuka peluang pasar global di internasional. Dalam hal ini bekerjasama dengan Koperasi SATMAKURA yang saat ini tengah melakukan pengembangan hingga ke berbagai Kabupaten di Provinsi Bengkulu. Bahkan, bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) budidaya sengon diharapkan menjadi program nasional dan dapat berkembang disetiap daerah di Indonesia. B.A.C.K Model adalah sistem investasi yang dikemas dalam program "Solusi Kaya Bersama Rakyat". Dan hal ini merupakan salah satu jawaban dalam mengatasi krisis ekonomi yang dihadapi masyrakat Indonesia selama ini. Ingin tahu lebih banyak tentang B.A.C.K Model:  DOWNLOAD ebook dibawah ini Catatan: Harap Matikan Pemblokir Pop-up Unt...

APKASI Gerakkan Sengonisasi Nasional

Kepahiang Pilot Projec Sengonisasi Nasional BUDIDAYA Sengon merupakan program yang digagas dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat secara cepat. Bahkan Direktorat Jendral Bina Usaha Kehutanan Kementrian Kehutanan RI menyetujui program sengonisasi tersebut menjadi program nasional. Dengan tidak mengurangi peran sawit, karet, sebagai item perkebunan lainnya. APALAGI, misalnya, pelajaran selama puluhan tahun sistem perkebunan besar lainnya, membuktikan sebagian besar rakyat Indonesia hanya menjadi buruh dan tetap miskin saja. HAL ini pula yang melatar belakangi Dirjen Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan RI kurang sependapat dengan bertambahnya perusahaan Crude palm oil (CVO) di Indonesia. SENGON tidak merusak, sengon juga merupakan tumbuhan alam yang besar manfaatnya, baik masyarakat pengelola maupun alam lingkungan disekitarnya. UNTUK di Kabupaten Kepahiang – Bengkulu dan sekitarnya, investasi sengon dinilai lebih baik dan mempunyai prospek cerah. Sebagai p...

Riset Ilmiah | Sengon

Sengon B.A.C.K Model | Ide Brilian Program budidaya sengon yang terus digaungkan Bupati Kepahiang Drs. H. Bando Amin C Kader, MM memasuki babak baru. Setelah gencar melakukan sosialisasi dan merealisasikan penanaman sengon di Kepahiang serta telah pula mendapat dukungan Menteri Kehutanan dan tokoh masyarakat peduli lingkungan, pada Selasa (12/02) program budidaya sengon dibedah oleh akademisi Universitas Bengkulu (UNIB). Bedah ilimiah yang menghadirkan 4 panelis pakar, yakni; bidang ekonomi yakni Dr.H. Syaiful Anwar AB, SE, SU, pakar sosial budaya, Dr. Panji Suminar, MA, pakar budidaya hutan Dr. Enggar Aprianto dan pakar hukum agraria Prof. Dr. Emilia Contesa, itu diadakan di Gedung BATIK Universitas Bengkulu dilakukan oleh Laboratorium Ilmu Komunikasi Unib, Raflesia Riset Parameter (RRP), Harian Radar Bengkkulu, dan sejumlah jurnalist dari berbagai media. Dari hasil riset tersebut, para pakar sepakat program budidaya sengon yang di kemas dalam sistem B.A.C.K Model adalah id...

Sajak-Sajak : Wyaz Ibn Sinentang

N U R A G A ( bagi; wanita malam ) Rekahmu anjang petang merang montok melambai manis di sudut remang marak gairah meringkih nafas-nafas memburu sesak tatkala kerdip makara nyenyakkan kelopak mata sekujur noktah darah berkelebat penuh atas nyawa bergetar dahsyat membeset nirmala sucimu. Ketapang, 21 Juli 2012 JELAGA tlah kuramu kata pekat dengan sentuhan kasih menyungging senyum di ujung jalan darah jatuh lembut menanggal pada denyut jantung menyusuri segenap perasaan buntung. Bumi Ale-Ale, 10 Juni 2012 MONOLOG PETANG  ( bagi : ras ) petang ini rembang laparku mengoyak lambung dari sebuah kehampaan yang berjuntai pada kepak-kepak walet gundah lantas membetas tanya : busukkah mulut bila tak berempah ? usus pun memburai bergumam kosong di situ makna jawab pasti. Bumi Ale-Ale, Juli 2012 SEPERTIGA HATI Kau iris hati hingga kepingan itu kau tanamkan dalam tidur abadi yang terukur jarak. Separuh kan kusimpan dalam beningnya...

Puiisi M Enthieh Mudakir

ZAMAN APA INI (1) Zaman apa ini panas menyengat debu melulu hujan tak kunjung datang jalanan tetap padat merayap pikiran esok dan sekarang tak ada beda merangkai puisi menggerus sepi 2012 ZAMAN APA INI (2)  Zaman apa ini mencong ke kiri kadang ke kanan rembulan malu ke luar matahari makin garang gunung mengeluarkan lahar kering retak sawah garapan pak tani berharap hujan nelayan kehilangan ikan doa istighosah dipanjatkan   Zaman apa ini rumah terasa kapal pecah suami istri tidak tidur seranjang uang dicari tak memadai kepala sekolah membagi-mbagi dana bos anak-anak berkelahi di jalanan lembaga perlindungan anak menyeru wali murid mati kutu jasad satu terkapar dibantai presiden menawarkan investasi negeri Zaman apa ini KPK dibuntungi polisi DPR ribut komisi menteri bingung memilih dasi PNS bosan korupsi suwasta dipaksa...

Puisi Marlin Dinamikanto

TAHLIL CINTA kutatap teka-teki buta membincang tanpa kata selain lebah bertahlil duka mengiring keranda Cinta di sayup bibirnya itu tak ada kata yang dikenang selain air mata melinang di layanglayang putus benang di garis batas Cinta selalu gerimis menjepit kelopak mata terdengar haru. Mengusapusap cerita tentang Sepi yang luka di hatiku lebam, geram muram !!! di garis depan Cinta prajurit luka selalu saja bertempur tak pernah jera menanak api di hatinya kobaran api itu telah membunuhnya seluruh lebah dan kumbang bertahlil duka mengantar kepergiannya menghening ku di semak semboja mengenang almarhumah Cinta di pusara Sepi yang luka setiap berkirim tahlil duka arwah itu selalu saja mengendapkan Rindu yang membercak di kacakaca seluruh cerita di garis batas Cinta yang punah akankah luka kubasuh dengan nanah ? Jatiwaringin, 6 Februari 2013